![]() |
| Dokumentasi sambutan Sekretaris PCNU Ciamis, Tatang Nawawi (Sumber: Tim Media IPNU Ciamis) |
Upaya memperkuat pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah di kalangan pelajar terus digiatkan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui kegiatan Madrasah Aswaja Pelajar NU (MAP NU) yang digelar di Gedung Asrama Haji Ciamis, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Harlah IPNU ke-72 dan IPPNU ke-71 di Kabupaten Ciamis. Puluhan pelajar yang merupakan utusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU dari berbagai kecamatan mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari proses penguatan kaderisasi pelajar NU.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Kabag Kesra Kabupaten Ciamis, Anwar Solahudin, Sekretaris PCNU Ciamis, Tatang Nawawi, Ketua PC Muslimat NU Ciamis, serta perwakilan dari Kodim 0613 Ciamis.
Dalam sambutannya, Kabag Kesra Kabupaten Ciamis, Anwar Solahudin, menegaskan bahwa tema kegiatan, “Meneguhkan Khidmat Pelajar Menuju Peradaban Mulia”, mengandung pesan penting bagi generasi pelajar NU.
Menurutnya, pelajar NU tidak hanya dituntut memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus mampu memadukan nilai keilmuan, akhlak, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tema ini menegaskan pentingnya menumbuhkan semangat khidmat, memperkuat identitas pelajar sebagai generasi yang berilmu dan berakhlak, serta mendorong kontribusi pelajar dalam membangun peradaban yang lebih baik,” ujarnya.
Ketua panitia pelaksana, Irfan Hanafi, menyampaikan bahwa Madrasah Aswaja Pelajar NU merupakan bagian dari proses kaderisasi pelajar NU untuk memperkuat pemahaman keaswajaan sekaligus menumbuhkan semangat berkhidmat di kalangan pelajar.
“MAP NU menjadi ruang kaderisasi untuk meneguhkan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, memperkuat karakter pelajar, sekaligus menumbuhkan semangat khidmat di tengah tantangan era digital,” katanya.
Bagi para peserta, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum belajar, tetapi juga ruang perjumpaan antarpelajar NU dari berbagai wilayah yang memperkuat rasa persaudaraan dan semangat berorganisasi.
Salah satu peserta, M. Rizky Maulana dari PAC IPNU Panjalu, menilai kegiatan Madrasah Aswaja Pelajar NU memberikan pengalaman yang berharga bagi pelajar NU.
“Melalui kegiatan ini saya merasa semakin termotivasi untuk menjadi pelajar yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta berpegang teguh pada nilai-nilai ke-NU-an,” ujarnya.
Ia juga menilai materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut membuka wawasan tentang pentingnya menjaga tradisi, toleransi, serta peran pelajar dalam membangun peradaban yang lebih baik.
Selain itu, pertemuan pelajar NU dari berbagai daerah turut memperkuat rasa persaudaraan dan semangat kebersamaan dalam organisasi.
“Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan konsep yang semakin menarik, sehingga lebih banyak pelajar yang merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan Madrasah Aswaja Pelajar NU ini, IPNU dan IPPNU Ciamis berharap lahir generasi pelajar yang tidak hanya memahami nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah secara teoritis, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta berkontribusi bagi masyarakat di masa mendatang.


.jpeg)

.jpeg)
Posting Komentar